Month: July 2022

  • Penandatanganan MoU antara UPNVJ dan IASI Jerman

    Penandatanganan MoU antara UPNVJ dan IASI Jerman

    Pada tanggal 26 Juli 2022 dilakukan penandatanganan MoU antara UPNVJ dan IASI Jerman (Ikatan Ahli Sarjana Indonesia Jerman) dalam bidang akademik, seperti webinar, guest lecture, dan area kerja sama lainnya yang disepakati oleh kedua belah pihak. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ibu Dr. dr. Ria Maria Theresa, Sp. KJ., MH., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama; Bapak Dipl.-Ing. (FH) Nur Pamungkas Manirjo, Ketua IASI 2; Ibu Ekamagda Febriani-Dietrich, SH., Sekretaris Umum IASI Jerman; Bapak Dr. drg. Wahyu Sulistiyadi, Dekan FIKES; Ibu Dr. Ermatita, M. Kom., Dekan FIK; dan Ibu Santi Herlina, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FIKES.

    Kegiatan dibuka oleh sambutan Ibu Wakil Rektor III yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada IASI Jerman. Penandatanganan MoU dilakukan atas dasar kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya dengan IASI Jerman. Diharapkan melalui penandatanganan MoU tersebut akan memperluas dan mengembangkan kegiatan yang bermanfaat bagi seluruh civitas akademika UPNVJ dan yang paling penting adalah implementasi program yang dikerjasamakan. Dilanjutkan sambutan dari Ketua IASI Jerman yang menyampaikan bahwa IASI Jerman merupakan organisasi non pemerintahan yang anggotanya merupakan Warga Negara Indonesia yang bekerja di Jerman yang ingin berkontribusi bagi Indonesia. Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan antara UPNVJ dan IASI Jerman. IASI Jerman mendukung pengembangan program lainnya dengan UPNVJ.

    Dari pihak UPNVJ, MoU ditandatangani oleh Ibu Dr. dr. Ria Maria Theresa, Sp. KJ., MH., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama yang disaksikan oleh Bapak Dr. Bambang Susanto, MA., Kepala KUI UPNVJ serta pihak IASI Jerman, ditandatangani oleh Ibu dr. Prasti Pomarius, Ketua IASI Jerman dan Bapak Dipl.-Ing. (FH) Nur Pamungkas Manirjo, Ketua IASI 2.

  • Webinar “Peluang Kuliah, Magang, dan Bekerja di Australia”

    Webinar “Peluang Kuliah, Magang, dan Bekerja di Australia”

    Pada 13 Juli 2022, dilaksanakan webinar “Peluang Kuliah, Magang, dan Bekerja di Australia” yang dibuka oleh Ibu Prof. Dr. Erna Hernawati, Ak., CPMA., CA. selaku Rektor. Dalam webinar tersebut, KUI UPNVJ mengundang Bapak Prof. Dr. Mukhamad Najib, STP., MM., Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI-Canberra sebagai narasumber.

    Di awal paparan Prof. Mukahmad Najib menyampaikan pengantar bahwa sejak tahun 1788 terdapat lebih dari 9 juta orang bermigrasi ke Australia untuk mendapatkan peluang kehidupan yang lebih baik. Dilanjutkan dengan penyampaian informasi mengenai jumlah penduduk Indonesia di Australia sebanyak 88.740 di tahun 2019 dengan sebaran paling banyak di New South Wales, Victoria, dan Western Australia.

    Pada tahun 2021, terdapat 12.645 mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Australia. Terdapat 11 universitas di Australia yang masuk peringkat Top 200 dunia. Para mahasiswa juga diperbolehkan untuk bekerja disamping kuliah, sehingga mereka mendapatkan pengalaman selain belajar di kelas. Selain itu, lulusan universitas di Australia memiliki kesempatan yang besar untuk bekerja di Australia mengingat di Australia juga terdapat masalah kekurangan tenaga kerja.

    Untuk berkuliah di Australia terdapat beberapa peluang beasiswa dari berbagai pihak, seperti :

    1. Pemerintah Australia maupun lembaga internasional, seperti Australia Awards Scholarship, Endeavour Postgraduate Leadership Awards, International Postgraduate Research Scholarships (IPRS), Australian APEC Women in Research Fellowship, dan Destination Australia.
    2. Universitas di Australia juga memberikan beasiswa untuk para mahasiswanya, seperti Australian Catholic University, Curtin University International Research Scholarships, Adelaide Scholarships International, Flinders International Postgraduate Scholarships, La Trobe Academic Excellence Scholarships for International Students, Australian National University, dan University of Sydney International Research Scholarships yang informasinya dapat diakses melalui website masing-masing universitas.
    3. Beasiswa dari pemrintah Indoensia, seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), Indonesian International Vocational Student Mobility Awards (IIVOSMA), Beasiswa Pendidikan Indonesia, dan beasiswa dari berbagai kementrian.

    Selain berkuliah, di Australia terdapat peluang bekerja, karena di Australia juga masih kekurangan tenaga kerja. Berdasarkan data Australian Bureau of Statistics, terdapat lebih dari 423.000 lowongan pekerjaan di Australia. Semenjak pandemi, terdapat beberapa industri yang terjadi penurunan tenaga kerja, seperti perdagangan dan jasa, perhotelan dan pariwisata, manufaktur, teknologi informasi dan komunikasi, dan kesehatan. Berdasarkan data Home Affairs/Kementrian Dalam Negeri Australia, kebanyakan warga negara Indonesia bekerja sebagai teknisi mesin, akuntan, juru masak, manager café dan restoran, programmer, perawat, dosen, hingga ilmuwan yang tergabung dalam Indonesian Academics and Researchers Network in Australia (IARNA).

    Melalui webinar tersebut, diharapkan mahasiswa UPNVJ dapat termotivasi untuk melakukan magang, melanjutkan kuliah, maupun bekerja di Australia.