Category: Berita

  • UPNVJ Jajaki Kerja Sama dengan Universitas di Australia

    Delegasi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) telah menyelesaikan kunjungan kerja ke Australia yang berlangsung dari 20 hingga 25 Oktober 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas jejaring internasional, membuka peluang kerja sama akademik, dan mendukung internasionalisasi pendidikan di UPNVJ. Delegasi yang dipimpin oleh Rektor UPNVJ, serta melibatkan pejabat universitas lainnya, berinteraksi dengan sejumlah universitas terkemuka di Australia, termasuk Macquarie University, University of Canberra, Australian National University, Deakin University, Monash University, dan Swinburne University of Technology.

    Pada tanggal 21 Oktober, kunjungan dimulai dengan pertemuan bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Sydney, yang membahas potensi kerja sama di bidang pendidikan, khususnya yang dapat mendukung kebutuhan tenaga kesehatan di Australia. Di Macquarie University, UPNVJ berdiskusi tentang program pertukaran mahasiswa, visiting professor, dan akses bagi sivitas akademika UPNVJ melalui program Visiting International Scholars Awards (VISA).

    Pada hari berikutnya, delegasi disambut oleh Duta Besar RI untuk Australia di Canberra, Bapak Siswo Pramono, dan melanjutkan pertemuan dengan University of Canberra. Agenda ini difokuskan pada penjajakan program double degree dan joint degree, serta rencana guest lecture. Dalam kesempatan ini, Rektor UPNVJ menyatakan ketertarikan UPNVJ untuk mengembangkan sertifikasi tenaga kerja bagi lulusan agar dapat bekerja di Australia, khususnya dalam bidang kesehatan, mengingat adanya krisis tenaga kerja di sektor ini. Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UPNVJ juga menyoroti peluang bagi lulusan keperawatan Indonesia sebagai Registered Nurse di Australia melalui skema IA-CEPA, meskipun terdapat tantangan seperti syarat IELTS 7.0, sertifikasi, dan kebijakan imigrasi.

    Kegiatan ini dilanjutkan dengan kunjungan ke Australian National University pada 23 Oktober, yang menghasilkan diskusi tentang peluang mobilitas mahasiswa dan dosen, serta kolaborasi akademik yang akan memperkaya pengalaman internasional bagi mahasiswa UPNVJ.

    Pada 24 Oktober, delegasi melanjutkan kunjungan ke Melbourne dan bertemu dengan perwakilan dari Deakin University dan Monash University. Pembahasan difokuskan pada peluang kerja sama dalam penelitian, konferensi, serta program mobilitas mahasiswa. Kunjungan ditutup di Swinburne University of Technology, di mana UPNVJ mendiskusikan peluang penelitian bersama, publikasi, dan proyek inovatif melalui Swinburne Innovation Studio.

    Di hari terakhir, delegasi melakukan courtesy call di Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne. KJRI-Melbourne menyampaikan dukungannya untuk pelaksanaan kerja sama antara UPNVJ dengan berbagai universitas di Australia, serta menyarankan kolaborasi dengan Australia Indonesia Centre (AIC) untuk memperluas koneksi di bidang sains, teknologi, dan inovasi.

    Kunjungan ini membuka peluang penting bagi UPNVJ dalam mengembangkan kolaborasi lintas institusi yang bermanfaat bagi mahasiswa dan staf akademik. Langkah selanjutnya adalah merumuskan rencana kerja sama yang telah disepakati bersama universitas-universitas di Australia, sebagai bagian dari komitmen UPNVJ untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jaringan internasionalnya.

  • Kolaborasi Pelaksanaan Panukiduki 6.0: International Multidisciplinary Research Conference dengan Central Mindanao Colleges, Filipina

    Kolaborasi Pelaksanaan Panukiduki 6.0: International Multidisciplinary Research Conference dengan Central Mindanao Colleges, Filipina

    Pada hari Sabtu, (28/9/2024) Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) dengan bangga mengumumkan keberhasilan penyelenggaraan Panukiduki 6.0: International Multidisciplinary Research Conference. Kegiatan ini diadakan secara hibrid, dihadiri oleh lebih dari 700 peserta, termasuk mahasiswa dan dosen dari berbagai institusi pendidikan di Filipina, serta delegasi Central Mindanao Colleges (CMC).

    Konferensi ini dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala KUI UPNVJ, yang menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan. Rektor CMC, Dr. Cynthia S. Asuncion, juga memberikan pidato mengenai integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kurikulum perguruan tinggi dan relevansinya dalam menghadapi tantangan dan peluang baru.

    Dalam sesi pertama, Dr. Felix C. Chavez Jr. membahas “Implikasi Etis dari Penggunaan AI Generatif dalam Penelitian,” yang mengungkapkan pentingnya etika dalam penggunaan AI dan potensi risiko seperti plagiarisme. Sesi ini diikuti oleh presentasi dari Ketua Jurusan Informatika, Ibu Dr. Widya Cholil, M.I.T., mengenai “The Power of AI Technology,” yang menggambarkan dampak signifikan AI dalam dunia akademik.

    Kegiatan ditutup dengan penandatanganan MoU antara UPNVJ dan Central Mindanao Colleges, yang menandai langkah penting dalam memperkuat kerja sama akademik dan penelitian antara kedua institusi.

    “Konferensi ini bukan hanya menjadi forum bagi para akademisi untuk berbagi penelitian, tetapi juga memperkuat hubungan antara UPNVJ dan CMC,” kata Kepala KUI UPNVJ. “Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam pengembangan pendidikan dan penelitian di kedua institusi.”

    Melalui kegiatan ini, UPNVJ berkomitmen untuk terus memperluas cakupan dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi internasional yang strategis, serta menjadikan AI sebagai salah satu fokus utama dalam pengembangan kurikulum dan penelitian.

  • Pendirian Pusat Kajian Asia Tengah di UPNVJ

    Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) resmi mendirikan Pusat Kajian Asia Tengah sebagai bagian dari komitmennya dalam memperkuat kerja sama internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan. Acara peresmian berlangsung meriah dengan tiga sesi utama: pameran, pemutaran film, dan seminar, dihadiri oleh para tamu kehormatan dari kedutaan besar Kazakhstan, Uzbekistan, Mongolia, Georgia, dan Azerbaijan, serta perwakilan Kementerian Luar Negeri RI dan institusi terkait lainnya.

    Pusat Kajian Asia Tengah ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya perhatian global terhadap kawasan Asia Tengah, yang dikenal dengan potensi besar dalam ekonomi, budaya, dan geopolitik. Rektor UPNVJ dalam sambutannya menyampaikan bahwa pusat ini menjadi simbol komitmen universitas dalam membangun dialog lintas budaya dan mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara Asia Tengah.

    Acara diawali dengan pameran yang diresmikan oleh Kepala KUI UPNVJ bersama Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia, H.E. Mr. Serzhan Abdykarimov. Pameran ini menampilkan sejarah dan budaya Kazakhstan, dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya kolaborasi lebih erat. Dalam pidatonya, H.E. Mr. Serzhan Abdykarimov menyoroti pentingnya memperkenalkan sejarah dan potensi pariwisata Kazakhstan kepada masyarakat Indonesia.

    Sesi kedua menampilkan dua film dokumenter: satu tentang dampak uji coba nuklir di Kazakhstan dan satu lagi tentang potensi pariwisata negara tersebut. Diskusi interaktif menyusul pemutaran film, membahas kebijakan Kazakhstan dalam pengelolaan uranium untuk tujuan damai dan kontribusi pariwisata terhadap perekonomian nasional.

    Seminar yang dimulai dengan penampilan Pencak Silat dan musik tradisional Dombra ini menggarisbawahi pentingnya dialog akademik dan budaya. Dalam keynote speech-nya, H.E. Mr. Serzhan Abdykarimov menekankan peran strategis Asia Tengah dalam ekonomi dan keamanan global. Selain itu, pembicara lainnya, termasuk Charge D’Affaires Uzbekistan, Mr. Oybek Abdiev, dan diplomat senior Indonesia, menekankan pentingnya memperkuat hubungan diplomasi dan kolaborasi antar kawasan.

    Acara ditutup dengan pemotongan pita oleh Rektor UPNVJ dan H.E. Mr. Serzhan Abdykarimov sebagai tanda resmi berdirinya Pusat Kajian Asia Tengah. Kepala KUI UPNVJ dalam penutupan acara mengundang partisipasi lebih lanjut melalui kuliah tamu dan penelitian bersama untuk mendukung aktivitas pusat kajian ini.

    Pendirian Pusat Kajian Asia Tengah ini diharapkan menjadi langkah strategis UPNVJ dalam memperluas jaringan akademik global, memperdalam hubungan diplomatik, dan membuka peluang kerja sama lebih luas antara Indonesia dan negara-negara di Asia Tengah.

  • Mahasiswa UPNVJ Raih Erasmus+ Scholarship untuk Pertukaran Mahasiswa di University of Poitiers, Prancis

    Dalam upaya meningkatkan internasionalisasi, khususnya dalam mobilitas mahasiswa, UPNVJ berkolaborasi dengan University of Poitiers, Prancis dalam kerangka Erasmus+. Dari kolaborasi tersebut, UPNVJ berhasil mengirimkan tiga orang mahasiswa yang akan studi di University of Poitiers, Prancis selama satu semester. Adapun daftar nama mahasiswa terlampir:

    1. Davinnizam Ramadhan Diandria, S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
    2. Muhammad Fauzan, S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum
    3. Tamara Pinka Theresia, S1 Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

    Dengan adanya mobilitas mahasiswa tersebut, diharapkan internasionalisasi UPNVJ dapat semakin meningkat. Selain itu, diharapkan para mahasiswa dapat mendapatkan pengalaman akademik maupun non akademik yang dapat dibagikan ke civitas akademika setelah kepulangan.

  • Newsletter Edisi Juli 2024

    Kunjungan Persiapan Pendirian Central Asian Studies Center di UPNVJ
    Pada tanggal 31 Juli 2024, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menerima kunjungan Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia, Mr. Serzhan Abdukarimov. Pertemuan ini bertujuan mempersiapkan acara Central Asian Studies yang akan diadakan di UPNVJ. Acara tersebut akan menghadirkan pameran budaya, sejarah, dan aspek sosial-ekonomi Asia Tengah. Duta Besar juga menyoroti pentingnya Hari Internasional Menentang Uji Coba Nuklir pada 29 Agustus dan mengusulkan pemutaran film serta undangan bagi pakar untuk memperkaya diskusi terkait isu geopolitik kawasan.

    Peluncuran Program Pertukaran Mahasiswa MBKM Antara UPNVJ dan University of Canberra
    Pada 13 Juli 2024, UPNVJ mengadakan pertemuan dengan University of Canberra untuk membahas program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Fokus kerja sama ini adalah pengembangan pertukaran mahasiswa dalam bidang Manajemen dan Akuntansi. Kedua institusi sepakat untuk saling berbagi pengetahuan tentang kurikulum, metode pengajaran, dan praktik penelitian guna memperluas jejaring akademik global.

    Penguatan Kolaborasi Internasional UPNVJ di Filipina
    Pada 22-23 Juli 2024, delegasi UPNVJ yang dipimpin oleh Dr. Bambang Susanto, Kepala Kantor Urusan Internasional, mengunjungi Kedutaan Besar Indonesia di Manila. Kunjungan ini mencakup diskusi dengan Ateneo De Manila University dan De La Salle College of Saint Benilde untuk menjalin kemitraan di bidang pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan layanan masyarakat. De La Salle College juga akan mengirim delegasi mahasiswa dan dosen ke UPNVJ pada bulan Agustus 2024.

    UPNVJ Menuju Internasionalisasi
    Melalui berbagai kegiatan di bulan Juli 2024, UPNVJ semakin menunjukkan komitmen dalam mengembangkan jejaring internasional dan memberikan peluang bagi mahasiswa serta staf pengajar untuk memperluas wawasan global. Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat membawa manfaat nyata dalam pengembangan akademik, riset, dan pertukaran budaya.

    Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Kantor Urusan Internasional UPNVJ di email: international@upnvj.ac.id.

    Newsletter dapat diakses melalui tautan berikut https://drive.google.com/drive/u/2/folders/1A0b4-RzljPM4wLAmJndNDRnt1rCukmFd

  • UPNVJ Student Exchanges Welcoming

    Welcoming the foreign and domestic student exchanges, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) hosted a vibrant and culturally enriching event on Tuesday, 19th February 2024 in Pondok Labu Campus. This event is led by Dr. Drs. Anter Venus, MA., Comm., Rector of UPNVJ, accompanied by Vice Rectors, the Institution of Learning Development and Quality Assurance of UPNVJ, and the International Office of UPNVJ. This event aimed to foster a warm and inclusive environment for the students that enrolls in an exchange to UPNVJ.

    There are 9 students from Kazakh Ablai Khan University, Kazakhstan and 4 students from Universiti Malaysia Pahang, Malaysia attending the welcoming ceremony. UPNVJ also invites 48 students from the Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch 4 of UPNVJ. The event is commenced with a grand showdown as the board of university greeted the attendees at the main entrance of the Rectorat Building and embed a welcoming shawl as the part of the ceremony. Amidst the fluttering Palang Pintu and the jovial presence of Ondel-Ondel, Jakarta’s iconic cultural figures, the exchanges students were enveloped in the vibrant tapestry of Indonesian hospitality. The ambiance resonated with the excitement of cultural exchange, setting the tone for an unforgettable experience.

    The event also invites the guests to the Auditorium Bhineka Tunggal Ika, where the official welcoming ceremony unfolded. The audience are amazed as traditional dances from Indonesia mesmerized the scenery, showcasing the rich heritage of the nation. Against this backdrop of cultural splendour, the Rector of UPNVJ and the Head of the Institution of Quality Assurances delivered heartfelt opening remarks, expressing the university’s commitment to nurture the local and global academic community.

    “…not only inbound students, but we also sent 2 PMM students. Students of PMM 4 came from 29 universities throughout Indonesia, International Student Exchange came from 2 universities, namely the Kazakh Ablai Khan University of International Relations and World Languages and 4 people from Universiti Malaysia Pahang…”  said by Rector of UPNVJ during his speech.

    During the event, each representative of the foreign exchange students stepped onto the stage to share their speech and aspirations. From Kazakh Ablai Khan University in Kazakhstan and Universiti Malaysia Pahang, Malaysia. These students brought with them diverse perspectives and what they are hoping to learn during their program. Their speeches resonated with gratitude for the opportunity to learn Indonesian culture and education, highlighting the transformative power of international exchange program.

  • UPNVJ Collaboration with Universidade Dili, Timor Leste

    UPNVJ Collaboration with Universidade Dili, Timor Leste

    During the event, the Memorandum of Understanding (MoU) was signed by Dr. Drs. Anter Venus, MA., Comm., the Rector of UPNVJ, and Dr. Arif Abdullah Sagran, representing UNDIL. In his speech, the Rector of UPNVJ emphasized that this collaboration is a significant step towards expanding UPNVJ’s international cooperation network. He stated that UPNVJ is ready to welcome students from UNDIL to study at UPNVJ with scholarships provided by UPNVJ, including free tuition fees and accommodation. Additionally, UPNVJ plans to conduct guest lectures at UNDIL.

    This initiative was warmly received by the Vice Rector for Cooperation of UNDIL. He provided information about UNDIL, highlighting that it is the oldest university in Timor-Leste, with 7 faculties and 6,000 active students. Regarding the student exchange program, UNDIL will send 2 students to UPNVJ. Furthermore, UNDIL invited UPNVJ to engage in tripartite cooperation in research and publication with Angola and Portugal. This cooperation is seen as an effort by UNDIL to enhance the human resources of Timor-Leste, as the country aims to become a member of ASEAN.

    The final remarks were delivered by Mr. Ikhfan Haris, the Education and Cultural Attaché of the Indonesian Embassy in Dili (Atdikbud KBRI-Dili). He stated that this cooperation exemplifies the interconnectivity between the two countries and is expected to be implemented soon through a Memorandum of Agreement (MoA). Atdikbud KBRI-Dili also recommended pursuing tripartite cooperation with Angola and Portugal in research and publication, as well as collaboration in the health sector, considering UPNVJ’s strengths in Medicine and Health Sciences. KBRI-Dili is also ready to provide preparatory training, particularly in the Indonesian language, for UNDIL students who will study in Indonesia.

    In addition to discussing the UPNVJ-UNDIL cooperation, Atdikbud KBRI-Dili encouraged UPNVJ to participate in educational fairs in Timor-Leste and collaborate in MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) activities in Timor-Leste, as there are 5 Indonesian state-owned enterprises (BUMN) operating in Timor-Leste.

  • Office of International Affairs of UPNVJ Introduce Indonesian Heritage to FIBAA Panelist

    On June 18 2023, KUI UPNVJ had the opportunity to invite the Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) panelists to Taman Mini Indonesia Indah (TMII) to introduce Indonesian culture. During the visit to TMII, FIBAA was represented by Project Managers (Friderike Uphoff, Nina Rotermund, and Yelena Istileulova), and other Panelist members (Reinhard Bachmann and Friedrich Thiessen).

    Apart from visiting TMII, KUI UPNVJ also introduced several icons of Jakarta by visiting the Istiqlal Mosque, Cathedral Church, National Monument and Old City. The assessors really enjoyed and participated in the visit enthusiastically.

  • Farewell Gathering for Batch 1 Exchange Students of UPNVJ 2022/2023

    In the even semester of 2022/2023, UPNVJ welcomed 8 international students to participate in exchange and internship programs. This included 6 students from Ablai Khan University, Kazakhstan for the exchange program, and 2 students from Walailak University, Thailand for internships.

    These students participated in the program from early 2023 until June 2023. On June 13, 2023, UPNVJ’s International Office held a farewell ceremony for these students. The Rector conveyed congratulations and best wishes to the students from Ablai Khan University and Walailak University. The Rector emphasized to the academic staff present that the faculty must be well-prepared to receive future exchange students from Ablai Khan University. This was followed by a brief report from the Deputy Head of the International Office at the Faculty of Economics and Business. It was stated that the implementation of the student exchange and international internship programs at the faculty had been quite successful and smooth.

    The international students were also given the opportunity to share their impressions and messages about their time at UPNVJ. They reported having interesting and enjoyable experiences during their studies at UPNVJ and appreciated the various activities organized through the collaboration of the faculties and the International Office. The exchange students responded positively to the visits and activities conducted in areas such as Jakarta and Bandung.

  • Scholarship Program for Abroad Masters Study Preparation in 2023

    The Ministry of Education, Culture, Research, and Technology has opened the 2023 Master’s Preparation Study Abroad Scholarship Program. This program is aimed at final semester students or graduates who wish to pursue further studies abroad. The program consists of a short-term training lasting 3 months, designed to enhance English language proficiency, research skills, critical thinking skills, and academic writing for research.

    Requirements :

    1. Indonesian citizen;
    2. Maximum age of 27 years in 2023;
    3. Active undergraduate student in Indonesia in the final semester or has completed their thesis/final project;
    4. Commitment to continue to a Master’s degree;
    5. Adequate academic ability, with a minimum GPA of 3.25Adequate English proficiency, evidenced by a valid TOEFL ITP® (minimum score of 500), TOEFL iBT® (minimum score of 61), Duolingo (minimum score of 105), or IELTS™ (minimum score of 6.0) certificate;
    6. Recommendation from a university official (Head of Department/Dean/Vice Rector for Student Affairs/Rector); and
    7. No activities that could interfere with participation in the 2023 Master’s Preparation Study Abroad Bridging Course Program.

    Registration has been open since May 15, 2023, and will close on June 15, 2023. To register, visit https://bit.ly/bcmhspta2023. For more information, visit https://dikti.kemdikbud.go.id/pengumuman/pembukaan-bridging-course-mahasiswa-2023/