Blog

  • Studi di Inggris melalui Chevening Scholarship

    Studi di Inggris melalui Chevening Scholarship

    Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyampaikan informasi mengenai Chevening Scholarship, program beasiswa global bergengsi yang didanai oleh Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) dan mitra institusionalnya.

    Chevening Scholarship ditujukan bagi calon pemimpin masa depan dari lebih dari 160 negara dan wilayah, termasuk Indonesia, yang ingin melanjutkan studi Magister (Master’s degree) selama satu tahun di universitas-universitas terbaik di Inggris. Program ini tidak hanya mendukung pengembangan akademik, tetapi juga menekankan pada kepemimpinan, jejaring global, dan kontribusi nyata bagi negara asal setelah menyelesaikan studi.

    Tentang Chevening Scholarship

    Chevening berfokus pada individu yang memiliki rekam jejak kepemimpinan, pengaruh, dan visi yang jelas untuk menciptakan perubahan positif. Selama masa studi, penerima beasiswa akan menjadi bagian dari jaringan global Chevening, yang terdiri dari lebih dari 50.000 alumni di seluruh dunia dari berbagai sektor strategis.

    Cakupan Beasiswa

    Penerima Chevening Scholarship akan memperoleh dukungan pembiayaan yang komprehensif, antara lain:

    • Biaya kuliah penuh (tuition fee),
    • Tunjangan hidup bulanan selama masa studi di Inggris,
    • Tiket pesawat pulang-pergi (economy class),
    • Biaya visa dan Immigration Health Surcharge,
    • Tunjangan tambahan tertentu sesuai ketentuan Chevening.

    Persyaratan Umum

    Berdasarkan panduan resmi Chevening, pelamar diharapkan memenuhi kriteria berikut:

    • Warga negara dari negara penerima Chevening Scholarship, termasuk Indonesia,
    • Telah menyelesaikan pendidikan setara gelar Sarjana (S1),
    • Memiliki minimal dua tahun pengalaman kerja (termasuk kerja penuh waktu, paruh waktu, magang berbayar/tidak berbayar, atau kegiatan sukarela),
    • Mendaftar dan diterima pada tiga program Master yang memenuhi syarat di universitas Inggris,
    • Berkomitmen untuk kembali ke negara asal minimal dua tahun setelah masa studi berakhir,
    • Memiliki kemampuan Bahasa Inggris sesuai persyaratan universitas tujuan.

    Proses Pendaftaran

    Pendaftaran Chevening Scholarship dilakukan secara daring melalui sistem resmi Chevening. Pelamar diminta untuk:

    1. Mengisi formulir aplikasi dan esai Chevening secara lengkap,
    2. Mempersiapkan dokumen pendukung seperti ijazah, transkrip akademik, CV, serta referensi,
    3. Mengajukan aplikasi ke universitas di Inggris dan memperoleh Letter of Acceptance (LoA) sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.

    Proses seleksi Chevening dilakukan secara ketat dan kompetitif, mencakup penilaian tertulis dan wawancara bagi kandidat terpilih.

    Informasi Resmi dan Panduan

    Panduan lengkap mengenai kriteria, proses seleksi, tips penulisan esai, serta tahapan aplikasi dapat diakses melalui laman resmi Chevening pada tautan berikut:
    https://www.chevening.org/resource-hub/guidance/

  • UPNVJ Terima Kunjungan Kedutaan Besar Malaysia, Sepakat Perluas Kerja Sama Akademik dan Kebudayaan

    UPNVJ Terima Kunjungan Kedutaan Besar Malaysia, Sepakat Perluas Kerja Sama Akademik dan Kebudayaan

    Jakarta – Kantor Urusan Internasional Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menerima kunjungan resmi dari Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pada Jumat, 3 Oktober 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama akademik dan menjajaki peluang kolaborasi baru antara UPNVJ dan universitas-universitas di Malaysia.

    Delegasi Kedutaan Besar Malaysia terdiri dari Ms. Shafieza binti Md Fadzil (Education Counsellor), Mr. Zulfadhli bin Hamzah dan Mr. Abdul Aziz bin Abdullah (Education Attaché), serta Ms. Riska Pramita (Promotion Executive Education Malaysia). Rombongan diterima langsung oleh Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm., didampingi Wakil Rektor III dan sejumlah pimpinan universitas.

    Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Rektor, Rektor UPNVJ menyampaikan bahwa Malaysia merupakan mitra strategis bagi UPNVJ, dengan berbagai kerja sama yang telah terjalin bersama sejumlah universitas di sana. UPNVJ dan universitas di Malaysia telah melaksanakan berbagai program, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, pengabdian masyarakat internasional, hingga rekrutmen Adjunct Professor dari universitas ternama Malaysia.

    Pertemuan dilanjutkan di Ruang Rapat Nusantara 3, dihadiri oleh Kepala LPMPP, para Kepala Pusat LPPM, Dekan dan Wakil Dekan III FIKES, Wakil Dekan III FIK, serta Plt. Kepala KUI UPNVJ, Dr. Bambang Susanto, M.A., bersama staf. Diskusi dibuka dengan penyampaian profil Kedutaan Malaysia dan UPNVJ, kemudian berlanjut pada pembahasan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.

    Dalam kesempatan tersebut, Dekan FIKES memaparkan bahwa fakultasnya telah menjalin kolaborasi aktif dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) melalui kehadiran Adjunct Professor Assoc. Prof. Ts. Dr. Wan Ismahanisa Ismail, yang berkontribusi dalam kegiatan riset dan pengabdian masyarakat di UPNVJ. Sementara itu, Fakultas Ilmu Komputer (FIK) juga menerima Adjunct Professor dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM).

    Selain itu, disebutkan pula kerja sama yang telah berlangsung seperti student exchange antara FIK UPNVJ dan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), kehadiran dosen tamu dari Universiti Sains Malaysia (USM), serta KKN dan pengabdian masyarakat internasional oleh LPPM UPNVJ di Malaysia. UPNVJ juga menjadi salah satu perguruan tinggi Indonesia yang rutin mengirimkan mahasiswa melalui program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) ke universitas-universitas Malaysia, termasuk Universiti Malaya (UM), USM, dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

    Pihak Kedutaan Malaysia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dan memperkenalkan berbagai peluang kerja sama di masa depan, seperti student and cultural exchange, internship programs, short courses, joint seminars, double degree programs, serta leadership development programs bagi dosen dan staf. Selain itu, Kedutaan juga memaparkan berbagai skema beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa dan dosen UPNVJ, di antaranya Malaysia International Scholarship (MIS) dan CIMB ASEAN Scholarship.

    Kedutaan Malaysia juga memperkenalkan inisiatif Edutourism Program, yakni konsep yang menggabungkan kegiatan akademik dan pariwisata untuk mendorong pertukaran budaya, pembelajaran bahasa, serta pengembangan pribadi mahasiswa.

    Pada akhir pertemuan, Education Counsellor Malaysia, Ms. Shafieza binti Md Fadzil, menyampaikan komitmen Kedutaan untuk terus mendukung dan menjembatani kolaborasi antara UPNVJ dan universitas di Malaysia.

    Plt. Kepala KUI UPNVJ, Dr. Bambang Susanto, M.A., menyatakan bahwa pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat jaringan kerja sama regional. “UPNVJ berkomitmen untuk memperluas kemitraan dengan Malaysia, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam penelitian, pengabdian, dan pertukaran budaya yang memberi manfaat timbal balik bagi kedua negara,” ujarnya.

    Kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran cinderamata antara UPNVJ dan Kedutaan Besar Malaysia, menandai hubungan persahabatan yang semakin erat antara kedua lembaga.

  • KUI UPNVJ Berpartisipasi dalam Higher Education Partnerships Conferences (HEPCON) 2025

    Kantor Urusan Internasional (KUI) turut berpartisipasi dalam kegiatan Higher Education Partnerships Conferences (HEPCON) 2025 yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta. Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Dr. Bambang Susanto, M.A., Plt. Kepala KUI UPNVJ bersama Dr. Asropi, S.IP., M.Si., Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama.

    HEPCON 2025 yang diselenggarakan oleh MSW Global menjadi platform penting dalam mempertemukan universitas-universitas dari dalam dan luar negeri untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional. Mengusung tema “Higher Education Partnerships Opportunities in Indonesia”, konferensi ini menghadirkan lebih dari 200 peserta dengan 40 booth pameran dari berbagai universitas dan institusi global.

    Berbagai sesi presentasi, diskusi panel, hingga pertemuan bilateral dilaksanakan untuk membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan tinggi, termasuk pertukaran mahasiswa dan dosen, joint research, double degree, serta mobilitas akademik internasional. Narasumber yang hadir antara lain pejabat tinggi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia, perwakilan universitas dari Asia Tenggara, Inggris, Rusia, Australia, Singapura, hingga Tiongkok.

    Partisipasi UPNVJ dalam HEPCON 2025 menjadi momentum penting dalam memperluas jejaring mitra strategis internasional. Dalam kesempatan ini, delegasi UPNVJ juga melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah universitas luar negeri melalui kunjungan ke booth peserta. Beberapa diskusi diarahkan pada rencana pengembangan program pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, penyelenggaraan seminar internasional, serta penguatan kurikulum berbasis global.

    Melalui partisipasi aktif dalam HEPCON 2025, UPNVJ mempertegas komitmennya untuk terus mengembangkan kolaborasi akademik internasional dan memperluas kontribusi di kancah pendidikan global.

  • UPNVJ dan Asian Technology University Uzbekistan Jajaki Kerja Sama Internasional

    UPNVJ dan Asian Technology University Uzbekistan Jajaki Kerja Sama Internasional

    Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) melalui Kantor Urusan Internasional (KUI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik global. Pada Kamis, 25 September 2025, UPNVJ menggelar pertemuan daring dengan Asian Technology University (ATU), Uzbekistan, untuk membahas peluang kerja sama internasional yang dapat segera diimplementasikan.

    Pertemuan yang berlangsung melalui Zoom ini dibuka oleh Plt Kepala KUI UPNVJ, Dr. Bambang Susanto, MA., bersama staf KUI, Aditya Arhammar. Dari pihak ATU hadir Vice Rector for International Relations, Mr. Umidjon Ahunjonov. Dalam sambutannya, UPNVJ menyampaikan apresiasi atas kesediaan ATU menjajaki kerja sama, sekaligus memperkenalkan profil universitas, mulai dari jumlah fakultas, mahasiswa internasional, hingga berbagai kolaborasi global yang telah berjalan.

    ATU, yang baru berdiri sebagai universitas negeri sejak tahun 2020, kini telah memiliki sekitar 7.000 mahasiswa aktif dengan fokus utama pada bidang computer science dan economics. Mereka juga tengah merencanakan pengembangan fakultas teknik sesuai visi keilmuan universitas. Kondisi ini dinilai relevan dengan program akademik UPNVJ, sehingga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

    Diskusi kemudian berkembang ke arah program konkret yang dapat segera dijalankan. UPNVJ menawarkan program pertukaran mahasiswa selama enam bulan dengan fasilitas bebas biaya kuliah, akomodasi asrama, serta pengakuan kredit studi sebanyak 20–24 SKS. Tawaran ini disambut positif oleh ATU, yang menegaskan kesiapan mereka untuk mengirim mahasiswa berbahasa Inggris agar komunikasi akademik berjalan lancar. Selain itu, kedua universitas juga membicarakan pertukaran dosen dan staf, penelitian bersama, publikasi ilmiah, hingga seminar dan konferensi internasional.

    Menariknya, ATU juga mengusulkan kegiatan study tour singkat selama satu minggu sebagai langkah awal membangun kedekatan dan menjembatani perbedaan bahasa maupun budaya. UPNVJ menyambut baik gagasan ini, karena dinilai dapat menjadi pilot project sebelum program pertukaran jangka panjang dilaksanakan.

    Meski penuh dengan potensi positif, kedua pihak menyadari adanya tantangan, terutama hambatan bahasa. Namun, ATU menegaskan komitmennya untuk menyiapkan pengajar dan mahasiswa berbahasa Inggris. Kedua universitas juga sepakat bahwa MoU yang akan disusun tidak boleh berhenti sebagai dokumen formal semata, melainkan harus segera ditindaklanjuti dengan program nyata yang memberi manfaat langsung bagi pengembangan akademik.

    Sebagai tindak lanjut, UPNVJ dan ATU berkomitmen untuk saling bertukar draf MoU beserta profil universitas dan program internasional yang siap ditawarkan. Pertemuan ini ditutup dengan harapan besar agar kerja sama yang dijajaki dapat segera diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata, mulai dari study tour, seminar bersama, hingga pertukaran mahasiswa dan dosen.

    Dengan langkah awal ini, UPNVJ menegaskan posisinya sebagai universitas yang terus berupaya memperkuat daya saing global melalui kolaborasi internasional yang strategis dan berkelanjutan.

  • UPNVJ dan Oriental Technology University (Uzbekistan) Jajaki Kerja Sama

    UPNVJ dan Oriental Technology University (Uzbekistan) Jajaki Kerja Sama

    Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) terus memperluas jejaring internasionalnya dengan menjalin komunikasi akademik bersama Oriental Technology University (OTU), Uzbekistan. Diskusi penjajakan kerja sama ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 25 September 2025, dan dihadiri oleh Plt. Kepala KUI UPNVJ, Dr. Bambang Susanto, M.A., beserta staf, serta Mr. Umidjon Ahunjonov, Vice Rector for International Relations OTU.

    Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif, dengan pembahasan berbagai peluang kolaborasi yang dapat segera diwujudkan. UPNVJ dan OTU membicarakan program pertukaran mahasiswa dengan fasilitas pembebasan biaya kuliah, akomodasi asrama, serta pengakuan kredit sebesar 20–24 SKS. Selain itu, kedua universitas juga membahas pertukaran dosen dan staf untuk mendukung kegiatan pengajaran maupun penelitian, program study tour singkat selama satu minggu bagi mahasiswa maupun dosen, serta rencana penelitian dan publikasi bersama. Tidak hanya itu, kedua belah pihak sepakat membuka peluang penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional secara daring serta pelaksanaan proyek bersama di bidang ilmu komputer, ekonomi, dan teknik sesuai fokus akademik masing-masing universitas.

    Dalam kesempatan ini, UPNVJ menegaskan bahwa kerja sama internasional perlu diwujudkan secara konkret, bukan hanya sebatas penandatanganan dokumen. Sementara itu, OTU menyampaikan komitmennya untuk mendukung program-program berbahasa Inggris sehingga komunikasi akademik dapat berjalan lebih efektif.

    Sebagai tindak lanjut, kedua universitas menyepakati langkah awal berupa pertukaran draf MoU dan profil universitas sebagai dasar administratif, menginisiasi program study tour singkat sebagai pilot project untuk menjembatani perbedaan bahasa dan budaya, memulai program pertukaran mahasiswa pada program studi berbahasa Inggris, serta menyelenggarakan seminar bersama untuk mempertemukan dosen dan peneliti dalam merancang publikasi dan riset kolaboratif.

    Plt. Kepala KUI UPNVJ, Dr. Bambang Susanto, M.A., menyampaikan harapannya bahwa penjajakan kerja sama ini dapat menjadi pintu masuk bagi kolaborasi yang lebih luas. “Langkah awal ini penting untuk memperkuat internasionalisasi UPNVJ. Kami berharap program seperti student exchange, joint research, hingga konferensi bersama dapat segera diimplementasikan agar memberi manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan institusi kedua belah pihak,” ujarnya.

    Pertemuan ditutup dengan komitmen untuk segera menindaklanjuti hasil diskusi melalui pengiriman draf MoU dan penyiapan agenda kerja sama yang lebih terstruktur. Dengan demikian, UPNVJ dan OTU menegaskan tekadnya untuk membangun kemitraan akademik yang inovatif, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi kedua institusi.

  • UPNVJ Jalin Kemitraan Strategis dengan Jiangxi University of Water Resources and Electric Power (JUWP), Tiongkok Jalin Kemitraan Strategis

    UPNVJ Jalin Kemitraan Strategis dengan Jiangxi University of Water Resources and Electric Power (JUWP), Tiongkok Jalin Kemitraan Strategis

    Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menerima kunjungan resmi dari delegasi Jiangxi University of Water Resources and Electric Power (JUWP), China, pada Rabu, 17 September 2025, bertempat di Ruang Nusantara 1, Gedung Rektorat UPNVJ. Delegasi JUWP dipimpin oleh Mr. Lu Weifeng (Vice President JUWP) beserta jajaran akademik, dan disambut oleh Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm., didampingi Wakil Rektor II dan III, Kepala LPMPP, para Dekan Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Komputer, serta jajaran wakil dekan dan pejabat terkait.

    Agenda utama kegiatan ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UPNVJ dan JUWP yang dilanjutkan dengan pertukaran plakat sebagai simbol persahabatan dan komitmen bersama. Dalam sambutannya, Rektor UPNVJ menegaskan pentingnya internasionalisasi kampus melalui kerja sama akademik: “Dengan MoU ini, kami membuka peluang kolaborasi yang luas mulai dari joint degree, student exchange, lecturers exchange, hingga penelitian bersama. UPNVJ berharap kerja sama ini dapat segera diimplementasikan dan memberi manfaat nyata bagi mahasiswa maupun dosen kedua belah pihak.”

    Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi antara kedua universitas. Vice President JUWP memperkenalkan profil JUWP yang berdiri sejak 1958, memiliki luas kampus 200 hektar, 2000 tenaga pengajar, lebih dari 20.000 mahasiswa sarjana, dan 2000 mahasiswa pascasarjana. JUWP juga menaungi 17 college yang berfokus pada bidang teknik, teknologi, dan ilmu terapan.

    Dalam diskusi, kedua pihak membahas beberapa agenda kerja sama yang akan segera ditindaklanjuti, antara lain program student exchange dua tahap, lecturers exchange selama dua minggu, seminar internasional yang akan diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer pada tahun 2025, program kelas besar online, dan lain sebagainya.

  • Newsletter KUI UPNVJ Edisi Agustus 2025

    Newsletter KUI UPNVJ Edisi Agustus 2025

    Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) kembali menerbitkan Newsletter edisi Agustus 2025 yang merangkum berbagai kegiatan internasionalisasi sepanjang bulan Agustus. Melalui edisi ini, UPNVJ menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan bagi mahasiswa asing sekaligus membuka ruang kolaborasi global. Newsletter Edisi Agustus 2025 dapat diakses melalui dokumen di bawah:

  • UPNVJ dan Walailak University Perpanjang Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus Perkuat Implementasi Kerja Sama

    UPNVJ dan Walailak University Perpanjang Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus Perkuat Implementasi Kerja Sama

    Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menerima kunjungan delegasi Walailak University, Thailand, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Sombat Thamrongthanyawong (President of Walailak University) dan didampingi Dr. Patnarin Supakorn (Assistant to the President). Kunjungan ini menjadi momen penting dengan dilaksanakannya penandatanganan perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) sekaligus diskusi implementasi kerja sama antara kedua universitas.

    UPNVJ telah berkolaborasi dengan Walailak University sejak tahun 2021 dan telah menghasilkan sejumlah kegiatan kolaboratif, termasuk summer course, guest lecture, joint international community service, hingga program dosen tamu di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPNVJ. Dengan diperpanjangnya MoU, kedua universitas sepakat memperluas area kerja sama strategis yang mencakup:

    1. Pertukaran mahasiswa sarjana dan pascasarjana.
    2. Pertukaran dosen dan tenaga kependidikan.
    3. Pelaksanaan program kursus singkat (virtual maupun on-site).
    4. Pelaksanaan kuliah tamu (virtual maupun on-site).
    5. Saling mendukung pembentukan program studi baru.
    6. Pertukaran informasi dan publikasi.
    7. Penyelenggaraan konferensi, seminar, dan lokakarya bersama.
    8. Rekrutmen Adjunct Professor.
    9. Program double degree atau joint degree.
    10. Penelitian dan publikasi bersama.
    11. Magang mahasiswa.
    12. Pengabdian masyarakat internasional.
    13. Bentuk kerja sama lain yang disepakati bersama.

    Dalam sambutannya, Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm., menyampaikan apresiasinya:
    “Kerja sama dengan Walailak University telah memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dan dosen UPNVJ. Dengan perpanjangan MoU ini, kami optimis ruang kolaborasi akan semakin luas, dari pertukaran mahasiswa hingga program double degree serta penelitian bersama.”

    Sementara itu, Prof. Dr. Sombat Thamrongthanyawong menegaskan komitmen Walailak University:
    “Walailak memiliki lebih dari 500 pakar lintas bidang dan fokus memperkuat publikasi internasional. Kami menyambut baik kolaborasi dengan UPNVJ dalam bidang riset, pertukaran akademik, serta pengembangan program internasional.”

    Setelah penandatanganan MoU, pertemuan dilanjutkan dengan diskusi implementasi kerja sama yang melibatkan pimpinan fakultas dari kedua universitas. Diskusi ini menghasilkan kesepahaman bahwa kerja sama tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga harus menghasilkan program konkret yang berdampak langsung bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Sebagai tindak lanjut, kedua pihak berencana melakukan kunjungan balasan UPNVJ ke Walailak University pada November 2025 untuk memfinalisasi agenda kerja sama.

    Melalui perpanjangan MoU dan diskusi implementasi kerja sama, UPNVJ dan Walailak University meneguhkan komitmen untuk memperkuat jejaring akademik internasional, riset kolaboratif, serta program internasionalisasi yang berdaya saing global.

  • KUI UPNVJ Sambut Mahasiswa Asing melalui Welcoming Program 2025

    KUI UPNVJ Sambut Mahasiswa Asing melalui Welcoming Program 2025

    Kantor Urusan Internasional Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (KUI UPNVJ) menyelenggarakan Welcoming Program for UPNVJ International Students 2025 di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika, Gedung Rektorat Lantai 4. Kegiatan ini menjadi agenda penting tahunan untuk menyambut mahasiswa asing penerima beasiswa luar negeri UPNVJ sekaligus mahasiswa pertukaran dari universitas mitra internasional.

    Tahun ini, UPNVJ menerima 13 mahasiswa asing penerima beasiswa luar negeri dari berbagai negara, yaitu Pakistan (5 orang), Yaman (2 orang), Tanzania (1 orang), Mozambique (1 orang), Sudan (1 orang), India (2 orang), dan Timor-Leste (1 orang). Selain itu, hadir pula 4 mahasiswa pertukaran dari Ablai Khan University, Kazakhstan.

    Acara yang dihadiri lebih dari 200 peserta ini turut dihadiri oleh Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA., Comm., jajaran pimpinan universitas, serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta sejumlah perwakilan Kedutaan Besar, antara lain Pakistan, Sudan, dan Mozambique.

    Dalam sambutannya, Rektor UPNVJ menekankan pentingnya membangun suasana akademik yang inklusif dan multikultural:
    “Welcoming Program ini bukan hanya sekadar penyambutan, tetapi juga wujud komitmen UPNVJ untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, beragam, dan terbuka bagi mahasiswa dari seluruh dunia.”

    Kegiatan berlangsung meriah dengan presentasi budaya singkat dari mahasiswa asing, dilanjutkan dengan penampilan tari tradisional oleh UKM STVJ serta pencak silat oleh UKM PSVJ. Suasana penuh kehangatan ini mencerminkan semangat pertukaran budaya dan persahabatan antarbangsa.

    Sebagai tindak lanjut, Kantor Urusan Internasional (KUI) UPNVJ akan terus mendampingi mahasiswa asing dalam proses adaptasi akademik dan non-akademik, memperkuat koordinasi dengan fakultas dan program studi, serta menjalin kolaborasi lebih erat dengan kementerian dan kedutaan besar yang hadir.

    Dengan penyelenggaraan program ini, UPNVJ menegaskan posisinya sebagai universitas yang berkomitmen pada diplomasi pendidikan dan penguatan jejaring internasional, sekaligus membuka ruang bagi terciptanya pengalaman belajar yang beragam dan bermakna.

  • Pendaftaran Chevening Scholarship 2026/2027 Telah Dibuka

    Pendaftaran Chevening Scholarship 2026/2027 Telah Dibuka

    Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta dengan ini menyampaikan informasi bahwa pendaftaran Chevening Scholarship 2026/2027 telah resmi dibuka sejak 5 Agustus 2025 dan akan ditutup pada 7 Oktober 2025 pukul 12.00 UTC (19.00 WIB).

    Chevening Scholarship merupakan program beasiswa internasional bergengsi dari Pemerintah Inggris yang didanai oleh Foreign, Commonwealth, and Development Office (FCDO) serta berbagai mitra. Beasiswa ini memberikan kesempatan kepada calon pemimpin masa depan untuk menempuh studi pascasarjana (S2) di Inggris dengan pembiayaan penuh, mencakup:

    1. Biaya perkuliahan (tuition fees),
    2. Tunjangan bulanan (monthly stipend),
    3. Biaya perjalanan (travel costs),
    4. Tunjangan kedatangan dan kepulangan,
    5. Biaya visa, serta dukungan kegiatan akademik dan jejaring.

    Persyaratan Utama

    1. Warga negara dari negara/teritori yang memenuhi syarat.
    2. Bersedia kembali ke negara asal minimal 2 tahun setelah beasiswa berakhir.
    3. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun penuh waktu (2.800 jam) setelah lulus sarjana.
    4. Memiliki gelar sarjana yang memenuhi syarat untuk studi magister di Inggris.
    5. Mendaftar pada tiga program studi di tiga universitas berbeda di Inggris dan memperoleh minimal satu Unconditional Offer paling lambat 9 Juli 2026.

    Timeline Pendaftaran

    1. Pembukaan Pendaftaran: 5 Agustus 2025
    2. Penutupan Pendaftaran: 7 Oktober 2025
    3. Seleksi Berkas: Oktober 2025 – Januari 2026
    4. Pengumuman Kandidat Wawancara: Pertengahan Februari 2026
    5. Tahap Wawancara: Maret – April 2026
    6. Pengumuman Akhir: Juni 2026
    7. Pengumpulan Unconditional Offer: 9 Juli 2026
    8. Mulai Studi di Inggris: September/Oktober 2026

    Tata Cara Pendaftaran

    Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Chevening https://www.chevening.org/apply/

    KUI UPNVJ mengundang seluruh sivitas akademika yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan emas ini dan menjadi bagian dari jejaring global Chevening Alumni.

    Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi KUI UPNVJ melalui sosial media atau mengakses situs resmi Chevening Scholarship.